Rabu, 18 Desember 2013
Manfaat Cloud Computing dalam Instansi Pemerintah
BAB
II
PEMBAHASAN
“Manfaat Cloud Computing di Bidang
Kesehatan”
1.
Sejarah
Perkembangan Cloud Computing
Cloud
computing adalah hasil dari evolusi bertahap di mana sebelumnya terjadi
fenomena grid computing, virtualisasi, application service provision (ASP) dan
Software as a Service (SaaS). Konsep penyatuan computing resources melalui
jaringan global sendiri dimulai pada tahun ‘60-an. Saat itu muncul
“Intergalactic computer network” oleh J.C.R. Licklider, yang bertanggung jawab
atas pembangunan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) di tahun
1969. Beliau memiliki sebuah cita-cita di mana setiap manusia di dunia ini
dapat terhubung dan bisa mengakses program dan data dari situs manapun, di
manapun. Menurut Margaret Lewis, Direktur Marketing Produk AMD. “Cita-cita itu
terdengar mirip dengan apa yang kini kita disebut dengan cloud computing”. Para
pakar komputasi lainnya juga memberikan penambahan terhadap konsep ini, di
antaranya John McCarthy yang menawarkan ide mengenai jaringan komputasi yang
akan menjadi infrastruktur publik, sama seperti the service bureaus yang sudah
ada sejak tahun ‘60-an.
Semenjak
tahun ‘60-an, cloud computing telah berkembang berdampingan dengan perkembangan
Internet dan Web. Namun karena terjadi perubahan teknologi bandwidth yang cukup
besar pada tahun 1990-an, maka Internet lebih dulu berkembang dibanding cloud
computing. Dan kini teryata terlihat bahwa pendorong utama cloud computing
adalah karena adanya revolusi Internet. Salah satu batu loncatan yang cukup
drastis adalah dengan adanya Salesforce.com di tahun 1999, yang merupakan
pencetus pertama aplikasi perusahaan dijalankan melalui Internet. Perkembangan
berikutnya adalah adanya Amazon Web Services di tahun 2006, di mana dengan
teknologi Elastic Compute Cloud (EC2), terdapat situs layanan web yang di
komersialkan yang memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk menyewa komputer
atau server, agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.
Batu
lompatan besar lainnya datang di tahun 2009 dengan Web 2.0 mencapai puncaknya.
Google dan lainnya memulai untuk menawarkan aplikasi browser-based untuk
perusahaan besar, seperti Google Apps. “Kontribusi yang paling penting dari
komputasi cloud adalah munculnya “killer apps” dari penguasa teknologi seperti
Microsoft dan Google. Ketika perusahaan tersebut mengirimkan layanan dalam
bentuk yang mudah untuk di konsumsi, efek penerimaannya menjadi sangat luas”,
menurut Dan Germain, Chief Technology IT provider Cobweb Solution. “Faktor
utama lainnya yang mempengaruhi berkembangnya komputasi cloud antara lain
matangnya teknologi visual, perkembangan universal banwidth berkecepatan
tinggi, dan perangkat lunak universal”, menurut Jamie Turner sang pelopor
komputasi cloud. Turner menambahkan, “cloud computing sudah menyebar luas
hingga kepada para pengguna Google Doc. Kita hanya dapat membayangkan betapa
besarnya ruang lingkup yang sudah di capai. Apa saja dapat di lakukan dan
dikirimkan melalui cloud”.
Teknologi
informasi adalah komponen yang sangat penting dalam dunia usaha. Apapun jenis
bisnis Anda, terkadang memang benar-benar bersandar pada pemanfaatan teknologi
informasi. Namun seperti Anda ketahui, teknologi informasi itu sifatnya selalu
berubah, bisa dikarenakan perkembangan teknologi itu sendiri, atau memang harus
berubah untuk mengikuti requirement bisnis Anda.
Jika
Anda sampai pada titik ini, maka mau tidak mau, Anda harus mengambil langkah
untuk mengakomodir perubahan tersebut, bisa dalam bentuk pembelian server baru,
penggantian hardware, perluasan ruang data centre, pengembangan aplikasi, atau
enhancement lainnya yang membutuhkan effort yang besar, biaya yang tidak
sedikit, dan waktu implementasi yang cukup lama. Untuk itulah Anda butuh sebuah
solusi untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu cloud computing.
Teknologi
yang memungkinkan sharing kapasitas server & storage secara muTVi tenant
dan on-demand,melalui jaringan private dan internet.
Secara
garis besar definisi cloud computing menurut NIST (Mell dan Grance, 2009) dapat
digambarkan sebagai berikut:
Jika
ditarik kesimpulan secara umum, cloud computing adalah sebuah mekanisme, dimana
sekumpulan IT resource yang saling terhubung dan nyaris tanpa batas, baik itu
infrastruktur maupun aplikasi, dimiliki dan dikelola sepenuhnya oleh pihak
ketiga, sehingga memungkinkan customer untuk menggunakan resource tersebut
secara on demand melalui network, baik yang sifatnya jaringan private maupun publik.
Dengan
menggunakan teknologi cloud computing , perusahaan bisa fokus pada bisnis
utama, memiliki kecepatan untuk mengikuti kebutuhan bisnis sehingga tidak
kehilangan business opportunity, bisa membuat management cost yang lebih baik
karena peralihan dari CAPEX to OPEX dan yang tak kalah penting adalah
penggunaan tekhnologi yang terupdate dan terstandarisasi yang akan digunakan
pada platform Cloud Computing. Dengan demikian perusahaan bisa lebih memikirkan
hal-hal yang bersifat strategis untuk kemajuan bisnisnya.
Cloud
computing saat ini telah menjadi realita, dan ini akan memaksa para IT
professional untuk cepat mengadaptasi teknologi ini. Akibat dari kondisi sosial
ekonomi yang terus mengalami revolusi yang sangat cepat sehingga teknologi
cloud computing ini dibutuhkan untuk kecepatan dan realibilitas bagi dunia
bisnis. Implementasi cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan
Internet-Based service untuk mensupport business process perusahaan. Cloud
service biasanya memiliki beberapa karakteristik, diantaranya adalah :
§ Sangat
cepat di deploy, sehingga bersifat instant untuk implementasi.
§ Biaya
start-up teknologi ini cukup terjangkau dan meminimalisir adanya biaya modal
investasi yang mahal.
§ Biaya
service dan pemakaian akan berdasarkan komitmen yang tidak fix.
§ Service
ini dapat dengan mudah di upgrade atau downgrade dengan cepat tanpa adanya
penalty.
§ Service
ini akan menggunakan metode multi-tenant (banyak klien pengguna dalam 1
platform).
§ Kemampuan
untuk mengcustomize service sesuai kebutuhan klien akan menjadi sangat
fleksibel.
Sistem
cloud secara otomatis mengawasi dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya
komputasi dengan memanfaatkan kemampuan pengukuran (metering) misalnya
penyimpanan, pemrosesan, bandwidth, dan account pengguna aktif. Penggunaan
sumber daya dapat dipantau, dikendalikan, dan dilaporkan sebagai upaya
memberikan transparansi bagi pelanggan.
Infrastructure
as Service, hal ini meliputi seluruh penyediaan infratruktur IT seperti
fasilitas data center, storage, server, grid untuk virtualized server, dan
seluruh komponen networking yang ada didalam sistem cloud yang dikelola pihak
ketiga. Sebagai pengguna, Pelanggan hanya perlu login ke sebuah interface yang
disiapkan oleh provider dan memilih sendiri spesifikasi layanan yang dibutuhkan
lalu membayarnya sesuai kapasitas yang dipakai, pelanggan tidak perlu menunggu
lama untuk dapat menggunakan server sesuai kapasitas yang dibutuhkannya.
Platform-as-a-service,
adalah development platform berbasis web, dimana Anda bisa menggunakannya untuk
membuat sebuah aplikasi web. PaaS akan membuka kesempatan bagi para developer
dari berbagai tingkat pengetahuan, untuk mengembangkan aplikasi secara cepat
dan murah. Selain itu, aplikasi yang dihasilkan bisa langsung dideploy dengan
mudah, tanpa harus melibatkan tenaga ahli untuk melakukannya,memungkinkan
developer untuk menghilangkan kekhawatirkan mengenai kebutuhan operating
system,infrastructure scaling, load balancing dan lainnya, sehingga mereka
tetap fokus pada application developmentnya.
Software-as-a-service,
adalah software atau aplikasi web-based interface, yang dideploy di sisi pihak
ketiga, sehingga dapat diakses melalui jaringan oleh setiap pelanggan. Anda
tidak perlu melakukan deployment aplikasi dari awal, tidak perlu membayar
lisensi software, maupun membeli seperangkat server untuk menjalankan aplikasi
yang Anda butuhkan. Anda cukup membayar aplikasi sesuai dengan penggunaan per
user yang dibayar secara rutin dengan mekanisme OPEX. Karena aplikasi ini
berbasis web, maka Anda hanya butuh koneksi internet dan sebuah browser untuk
menjalankannya.
Beberapa
vendor saat ini masih terus mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini sehingga
mereka tidak segan-segan menginvestasikan uangnya untuk mewujudkan implementasi
teknologi ini agar menjadi pilihan terbaik yang bisa digunakan oleh user,
melihat dari tren ini kita setidaknya kita dapat memprediksi masa depan bahwa
standar teknologi akan menjadi lebih cepat, fleksibel dan memudahkan siapa saja
karena ketersediaan layanan cloud dari provider. Dengan teknologi cloud Anda
sebaiknya mengetahui dan memastikan apa yang Anda bayar sepenuhnya memang telah
sesuai untuk kebutuhan Anda. Ada banyak kesempatan bagi organisasi IT khususnya
untuk menerapkan layanan cloud, jika Anda membutuhkan kapasitas ekstra tentunya
akan sangat menguntungkan bagi Anda untuk dapat memanfaatkan layanan cloud
ketimbang melakukan investasi resource secara in-house.
Banyak
prefesional IT mengetahui keuntungan cloud computing dalam hal fleksibilitas
penyimpanan yang tinggi dan penghematan biaya”, menurut Songnian Zhou, Chief
Executive Officer dari Platform Computing namun beliau menambahkan bahwa para
direktur IT masih memiliki kekhawatiran terhadap keamanan data perusahaan mereka
di dalam cloud. Artinya kami dapat melihat peningkatannya di awal tahun 2010.
Julian Friedman, seorang spesialis teknologi baru, mengatakan keamanan dan
kekhawatiran lainnya akan terselesaikan.
Para
ahli sependapat bahwa cloud computing akan mengubah pemandangan komputasi saat
ini. Andreas Asander, Vice-principal of product management at virtualisation
security specialist dari Clavister mengatakan bahwa di saat masalah keamanan
sudah terselesaikan maka layanan cloud computing “memungkinkan perusahaan untuk
memperluas infrastruktur, menambah kapasitas sesuai permintaan, atau
meng-outsource keseluruhan infrastrukturnya, mengakibatkan fleksibilitas yang
lebih besar, serta pilihan sumber daya yang lebih beragam dan juga pengurangan
biaya yang signifikan.
lebih lengkapanya download di sini
dan ini ppt nya klik disini juga
SETTING DASAR MIKROTIK
BAB
I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Perkembangan teknologi sekarang sudah tidak di pungkiri
lagi sudah sangat pesat sekali bahkan kemajuan perkembangan teknologi ini
sangat berperan penting sekali bagi kehidupan manusia yang ada di seluruh
dunia.
Dengan kemajuan perkembangan teknologi ini kita semua pasti di bingungkan dengan ada nya
berbagai macam jenis perkembangan teknologi yang ada sekarang, pada kali ini
saya akan membahas tentang mikrotik, Mikrotik adalah salah satu vendor baik
hardware dan software yang menyediakan fasilitas untuk membuat router.
Salah satunya adalah Mikrotik Router OS, ini adalah
Operating system yang khusus digunakan untuk membuat sebuah router dengan cara
menginstallnya ke komputer. Fasilitas atau tools yang disediakan dalam Mikrotik
Router Os sangat lengkap untuk membangun sebuah router yang handal dan stabil.
Oleh karena itu penulis ingin membahas tentang mikrotik
B. RUMUSAN
MASALAH
v Apa Pengertian Mikrotik?
v Bagaimana
sejarah mikrotik ?
v Bagaimana Cara setting dasar mikrotik?
v Apa saja kelebihan dan kekurangan dari mikrotik?
v Bagaimana cara-cara penginstalan
pengkonfigurasian mikrotik router OS !
v Apa saja fitur-fitur pada mikrotik
C. TUJUAN
Tujuan dalam penyusunan
makalah ini yaitu:
v Untuk
mengetahuin pengertian mikrotik
v Untuk
mengetahui sejarah mikrotik
v Untuk mengetahui setting dasar mikrotik
v Untuk mengatahui kelebihan dan kekurangan mikrotik
v Untuk mengetahui cara penginstallan konfigurasi program
mikrotik router OS
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN
MIKROTIK
Mikrotik adalah sistem operasi
komputer dan perangkat lunak komputer yang digunakan untuk menjadikan komputer
biasa menjadi router,mikrotik dibedakan menjadi dua yaitu operation sistem
mikrotik bisa dikenakan mikrotik os dan mikrotik board, untuk mikrotik board
tidak memerlukan komputer dalam menjalankannya cukup menggunakan board yang
sudah include dengan mikrotik os.
Mikroitk os mencakup fitur yang dibuat khsus untuk ip network dan
jaringan wireless.
Sistem operasi mikrotik, adalah
sistem operasi Linux base yang digunakan sebagai network router. dibuat untuk
memberikan kemudahan dan kebebasan bagi
penggunanya. Pengaturan Administrasinya dapat dilakukan menggunakan Windows
Application (WinBox). Komputer yang akan
dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi,
misalnya hanya sebagai gateway. Kecuali mikrotik diguankan untuk keperluan
beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) sebaiknya
menggunakan spesifikasi yang cukup memadai .
Fitur-fitur mikrotik diantaranya : Firewall & Nat, Hotspot,
Routing, DNS server, Point to Point Tunneling Protocol, Hotspot, DHCP
server,dan masih banyak lagi.
B.
SEJARAH
MIKROTIK
Berdasarkan
tulisan yang di publish di Wikipedia Indonesia, Sejarah Mikrotik dimulai dari
sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia.
Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully
yang berkebangsaan Amerika Serikat berimigrasi ke Latvia dan berjumpa Arnis
yang sarjana Fisika dan Mekanika di sekitar tahun 1995. Tahun 1996 John dan
Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah me-routing seluruh dunia).
Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi
Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova, tetangga Latvia,
baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia.
Prinsip dasar
mereka bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang
handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Latvia hanya merupakan “tempat
eksperimen” John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara
lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
Linux yang mereka
gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama
dengan bantuan 5 – 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia
routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik,
menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang
dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.
Lebih lengkapnya silahkan di download ya klik disini
ppt nya download di sini
LI-FI (Light-Fidelity)
Perangkat Wi-Fi sudah menjadi hal umum
sering digunakan untuk menerima dan memancarkan data dengan memamfaatkan
gelombang radio, namun berbeda dengan Li-Fi, perangkat ini menggunakan cahaya
lampu di rumah untuk mengirim atau menerima data atau dengan kata lain
komunikasi menggunakan cahaya dari bohlam lampu. Cara kerjanya hampir sama
dengan Wi-Fi.
Li-Fi (Light-Fidelity) merupakan teknologi optik nirkabel baru untuk
menyediakan konektivitas terbatas didalam ruangan. Namun dalam perkembanganya
akan diperluas untuk menembus dinding atau penghalang.
Dilansir dari wikipedia.org. Li-Fi adalah label untuk sistem nirkabel
komunikasi menggunakan cahaya sebagai pembawa bukan frekuensi radio
tradisional, seperti di Wi-Fi.
Li-Fi digunakan sebagai istilah komunikasi cahaya tampak lebih umum (VLC), yang
merupakan penggunaan dari bagian cahaya tampak dari spektrum elektromagnetik
untuk mengirimkan informasi.
Istilah Li-Fi diciptakan oleh Profesor Harald Haas dari Universitas Edinburgh
di Inggris dan CSO pureVLC, dan mengacu pada jenis teknologi VLC, solusi
komunikasi mobile berkecepatan tinggi dengan cara yang sama seperti Wi- Fi.
Oleh karena itu, dasar prasyarat untuk Li-Fi adalah link dua arah melalui media
yang sama. Istilah ini pertama kali digunakan dalam konteks ini oleh Harald
Haas.
Li-Fi memiliki keuntungan untuk dapat digunakan di area sensitif
elektromagnetik seperti di pesawat terbang, pembangkit listrik tenaga nuklir,
instalasi minyak & gas dan tempat-tempat lain tanpa menyebabkan gangguan.
Namun, gelombang cahaya yang digunakan tidak dapat menembus dinding yang
membuat Li-Fi secara signifikan lebih aman dibandingkan dengan Wi-Fi.
Dalam percobaannya
itu, Haas menggunakan tiga LED (hijau, merah dan biru). Dan masing-masing LED
itu pun dimaksimalkan hingga memiliki kecepatan 3.5Gbps. Tingginya kecepatan
yang dicapai pada percobaan ini adalah berkat penggunaan micro-LED buatan dari
Universitas Strathclyde. LED tersebut pun memiliki kemampuan untuk mengirimkan
jutaan perubahaan intensitas dalam hitungan detik.
Namun teknologi LiFi ini masih jauh jika digunakan untuk kepentingan umum. Hal
ini karena teknologi LiFi memiliki range yang kecil, karena jarak antara
receiver dengan transmitter harus dekat. Tentunya hal ini berbeda dengan WiFi
yang memiliki range sangat luas.
Penelitian mengenai teknologi LiFi akhir-akhir ini memang cukup banyak
dilakukan. Sebelumnya, para peneliti dari Fraunhofer Institute Jerman pernah
melakukannya pada bulan April. Selanjutnya, para peneliti dari Cina juga
melakukan kegiatan serupa dan mampu mencapai kecepatan hingga 150Mbps.
-
See more at:
http://logilmu.blogspot.com/2013/10/mengenal-teknologi-li-fi-internet.html#sthash.ke42jBQB.dpuf
Senin, 25 November 2013
KINERJA JQuery
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam
perkembangan era global saat ini Pastinya kita semua sudah tahu tanpa
terkecuali bahwa perkembangan teknologi
yang saat ini sedang berlangsung adalah perkembangan yang sangat pesat dan
maju dalam teknologi komputer dan system nya baik dari bahasa pemrograman nya
ataupun syntak-syntaknya.
Kali
ini saya akan membahas tentang JQuery yang mana JQuery sendiri adalah
Javascript Library atau
kumpulan kode/fungsi Javascript
siap pakai, sehingga mempermudah
kita untuk membuat kode Javascript.
Dalam hal ini dengan semakin berkembangnya bahasa pemrograman yang ada kita
semakin mudah memnfaatkan nya dengan mudah.
Hadir
nya perkembangan teknologi yang semakin tahun
semakin canggih ini banyak juga menimbulkan kekhawatiran karena perkembangan
teknoligi sekarang ini banyak yang di salah gunakan. Dengan adanya dampak
negatif ini tentunya para pengguna wajib dan waspada dengan semua produk yang
ditawarkan saat ini.
B. Tujuan
1.
Agar memenuhi tugas dari dosen mata kuliah Perkembangan Teknologi informasi
dan Komunikasi
2.
Sebagai penambah ilmu dan wawasan bagi kita semua khususnya dalam bidang
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi
3.
Memperoleh gambaran yang jelas mengenai JQuery
C. Rumusan Masalah
1.
Mengetahui tentang sejarah
JQuery?
2. Mengetahui tentang pengertian JQuery?
3.
Mengerti contoh jquery?
4. Mengetahui fitur dan
keunggulan/keunikan JQuery?
5. Mengetahui kelebihan dan kelemahan JQuery?
6.
Mengetahui Apa saja syntax dalam JQUERY?
7. Mengetahui bagaimana cara falidasi pada JQuery?
8.Mengetahui cara instalasi
JQuery dan langkah JQuery
selector,dan Jquery Manipulation?
9. Mengetahui implementasi Jquery?
10.
Mengetahui kinerja Jquery?
BAB
II
PEMBAHASAN
“Kinerja JQuery”
1.
Sejarah
JQuery
JQuery
yang beralamatkan di http://jquery.com kurang lebih baru menginjak usia 3
tahun. Akan tetapi, jQuery sebenarnya bukanlah hal yang baru jika melihar
“jeroan”-nya, karena berisi fungsi-fungsi yang ditulis dengan JavaScript, dan
JavaScript itu sendiri telah diperkenalkan oleh Netscape sejak tahun 1995.
Tetapi,
tentu jQuery menawarkan fitur-fitur modern yang siap pakai, walaupun idenya
sederhana, yaitu membuat sebuah library JavaScript, ternyata jQuery mampu
menarik perusahaan-perusahaan besar yang mem-bundling jQuery kedalam
produknya. Nokia akan mengintegrasikan jQuery kedalam platform web Run-Time,
sedangkan Microsoft mengadopsi jQuery kedalam Visual Studio.
Menggunakan
jQuery sangatlah mudah, yang anda perlukan adalah men-download file jQuery
pada http://jquery.com, versi terakhir sampai saat ini adalah versi 1.3.2
dengan nama file jQuery-1.3.2.min.js. Ukurannya juga cukup kecil untuk sbuah
library yang powerfull, hanya sekitar 60 kilobyte, dan hanya inilah yang
diperlukan. File JavaScript ini memiliki fungsi-fungsi Ajax, DOM (Document
Object Model), Event, serta berbagai efek yang siap dipergunakan oleh web
developer.
Untuk
mempermudah pemakaian, kita dapat mengubah file jquery-1.3.2.min.js menjadi
jquery.js saja, dan menyisipkannya pada kode program (HTML/PHP/ASP dan
seterusnya) sebagai berikut:
Path
lib/jQuery.js menunjukkan lokasi file jQuery.js. karena jQuery merupakan
library JavaScript, maka web developer terutama hanya perlu memperdalam
pengetahuan JavaScriptnya, bahkan jQuery juga dapat dimanfaatkan oleh web
desainer yang mendalami CSS (Cascading Style Sheets), tidak ada bahasa
pemrograman yang baru, tetapi banyak hal baru yang dapat diciptakan pada
website.
Bagi
web developer yang baru akan menggunakan jQuery, akan lebih mudah memahami
prinsip dasarnya dengan terlebih dahulu melihat contoh kasus dengan
menggunakan HTML/CSS yang static, dengan demikian tidak perlu dipusingkan
dengan server side scripting seperti PHP dan seterusnya, juga tidak perlu
melakukan operasi database. Setelah memahami bagaimana jQuery bekerja, maka
dengan mudah akan dapat mengimplementasikannya kedalam website yang dinamis.
silahkan baca lebih lanjut klik aja link berikut ini
untuk download ppt nya bisa di klik link ini
Langganan:
Komentar (Atom)







.jpg)







